Info&tanya jawab

Tampilkan postingan dengan label SDI Watobuku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SDI Watobuku. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Juni 2019

SDI Watobuku Lamakera Gratiskan Biaya Pendidikan Siswa

Sekolah Dasar Inpres Watobuku di Lamakera, Kecamatan Solor Timur sudah sejak lama membebaskan siswa dari kewajiban membayar biaya pendidikan. Penggratisan biaya pendidikan ini dimaksudkan untuk meringankan beban orang tua dalam menyiapkan masa depan bagi putra-putrinya. Hal ini diungkapkan oleh Alfius Sabon, salah satu tenaga pendidik yang mengabdi pada SDI Watobuku.
 "Di sekolah kami SDI Watobuku, Lamakera sampai sekarang gratis. Tidak ada iuran. Siswa hanya beli buku tulis dan pakaian seragam," tulis Alfius Sabon lewat akun medsosnya pada Senin (17/06/2019).

Senin, 01 April 2019

Wujudkan Lingkungan Belajar yang Nyaman, SDI Watobuku Kembangkan Taman Sekolah

 
Foto: Alfius Sabon
Sekolah merupakan tempat yang digunakan para siswa untuk belajar dan menuntut ilmu. Sekolah, berupa bangunan yang didirikan, beserta fasilitas-fasilitasnya.Menurut Menteri Pendidikan pertama Indonesia Suwardi Suryaningrat atau lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara, sekolah adalah tempat belajar yang menyenangkan. Oleh karena itu, sekolah haruslah disediakan fasilitas serta sarana yang dapat menunjang proses belajar para siswa.
Fasilitas yang umum seperti perpustakaan, laboratorium, lapangan olahraga, dan sebagainya. Selain sarana dan fasilitas yang memadai, sekolah juga memerlukan lingkungan yang nyaman bagi para siswanya. Untuk itu, dapat juga disediakan taman yang berada di dalam sekolah, yang biasa disebut taman sekolah. Sedangkan kegiatannya disebut tamanisasi sekolah.
Tidak jarang, sekolah yang menyediakan sarana yang berupa taman sekolah. Akan tetapi, masih banyak juga sekolah yang belum mempunyai taman di sekolahnya. Hal itu, dapat disebabkan oleh beberapa hal. Antara lain minimnya dana untuk pembuatan taman sekolah, atau juga bisa dari pihak sekolah yang masih kurang memperhatikan pentingnya tamanisasi sekolah.

Sabtu, 23 Maret 2019

Kegiatan Ujian Praktek di SDI Watobuku

Foto: Alfius Sabon

Selasa, 26 Februari 2019

Kegiatan Membaca di Taman Baca SDI Watobuku


Foto: Alfius Sabon

Foto: Alfius Sabon


Sabtu, 26 Januari 2019

SDI Watobuku Gunakan Aplikasi Komputer Untuk Pengisian Laporan Hasil Belajar Siswa

Foto: Alfius Sabon

Sekolah Dasa Inpres (SDI) Watobuku Kecamatan Solor Timur pada tahun ajaran 2018/2019 ini mulai menggunakan aplikasi komputer dalam pengisian laporan hasil belajar siswa. Pemanfaatan aplikasi ini untuk pertama kalinya digunakan untuk mengentry data penilaian baik secara kualitatif maupun secara deskriptif pada semester I ini.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu tenaga pengajar di SDI Watobuku, Alfius Sabon melalui cuitanya di media sosial. “SDI Watobuku pada hari ini, Sabtu (26/01/2019) mulai menggunakan aplikasi untuk mengisi raport siswa semester 1 tahun pelajaran 2018/2019 ini,” demikian tulisnya.
Alfius pun mengungkapkan pengalamannya mengentry data secara manual selama ini. "Penilaian dalam kurikulum 13 memang terbilang gampang-gampang susah," demikian akunya. Menurutnya, kesulitan kadang dialami oleh guru khususnya ketika melakukan pengisian raport. Jika pengisian raport masih dilakukan secara manual dengan tulisan tangan, para guru harus bekerja ekstra. Terlebih pada penulisan deskripsi per kompetensi dasar (KI 3 & KI 4).
Tapi kini ia merasa gembira karena sudah dimudahkan dengan adanya aplikasi ini. "Saat ini sudah ada aplikasi pengisian raport K13. Aplikasi ini untuk memudahkan pekerjaan guru saat pengisian raport," ungkapnya. (Teks: Alfius Sabon, Edit: Simpet)

Sabtu, 01 Desember 2018

Raih Sejumlah Prestasi dalam Kegiatan Lomba HUT Agupena, SDI Watobuku Terima Tiga Piagam Penghargaan

Foto: Alfius Sabon

Sabtu, 17 November 2018

Ini Kegiatan Membaca di Pondok Baca SDI Watobuku

Kepala Sekolah MIS Kukuwerang Kunjungi Pondok Baca SDI Watobuku

Foto: Alfius Sabon